6.640 Desa pesisir perlu diberdayakan
Gorontalo-"kba.ajiinews"
Kementerian Kelautan dan Perikanan mencoba membantu program pemerintah dalam pengurangan masyarakat miskin, melalui program pemberdayaan masyarakat pesisir di 6.640 desa pesisir mulai tahun depan.
Sudirman Saad, Dirjen Kelautan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KP3K) Kementerian Kelautan dan Perikanan, mengatakan langkah Kementerian Kelautan dalam memberdayakan nelayan sudah mulai berkembang.
"Kami sudah mempunyai satu sasaran jelas sebanyak 10.639 desa pesisir [target 2012], untuk menyelesaikan desa miskin ini ada program," ujarnya saat berdiskusi dengan nelayan di Gorontalo, hari ini.
Menurut dia, pengembangan Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) akan menyentuh 4.000 desa pesisir dan terdapat 6.639 desa pesisir yang akan diinisiasi dan program pemberdayaan masyarakat pesisir itu akan efektif tahun depan.
Dia menjelaskan jumlah masyarakat pesisir yang terkonsentrasi di luar pangkalan pendaratan ikan (PPI) sebanyak 7,8 juta masyarakat miskin.
"Program ini akan dikembangkan dan jika dijalankan secara efektif d lapangan, maka 7,8 juta masyarakat miskin bisa dientaskan dalam waktu tidak lama dalam waktu 3-4 tahun ke depan."
Pemerintah telah menetapkan 6 program baru sebagai tindak lanjut pelaksanaan klaster keempat.
Satu di antara program tersebut adalah peningkatan kehidupan nelayan yang dimandatkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai koordinator.
Menteri Kelautan dann Perikanan Fadel Muhammad mengatakan anggaran PUMP di Gorontalo tahun ini Rp4,9 miliar. Total anggaran minapolitan tahun ini Rp400 miliar.
Mantan Gubernur Gorontalo periode 2001-2009 itu mengklaim kementerianya sudah banyak mengucurkan dana bantua ke provinsi itu untuk membuat berbagai lompatan program yang sebelumnya tidak ada.
Menurut Fadel, peningkatan kehidupan nelayan menjadi langkah strategis untuk menurunkan angka kemiskinan masyarakat pesisir.souce.bisnis.com (sep/tw)-//kba.ajiinews//majalah galang//morassdi//
Tidak ada komentar:
Posting Komentar