Senin, 15 Agustus 2011

Koperasi Kekurangan Modal Usaha

300 Koperasi wanita di Gresik kekurangan modal

Large_telur-rmt__2__dc

Jawa Timur Gresik- "kba.ajiinews"

Sekitar 300 koperasi wanita di Kab. Gresik rata-rata kekurangan modal akibat tingginya pinjaman dana dari anggota. Koperasi tersebut beroperasi sejak 2009, pembentukannya difasilitasi Pemprov Jatim dengan dana hibah Rp25 juta/unit berasal dari APBD I Jatim.


Kepala Subag Penyusunan Program dan Pelaporan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kab.Gresik Sumargo mengatakan dana modal usaha dari Pemprov Jatim telah dimanfaatkan masing-masing kopwan untuk unit simpan pinjam.


Menurut dia, sebagian besar anggota kopwan adalah pengusaha mikro di perdesaan, yang diharapkan dapat terhindar dari jeratan rentenir sesuai ide awal pembentukan koperasi tersebut. Besaran bunga yang diterapkan kopwan 1% per bulan, sehingga meringankan anggota.


”Pemutaran modal usaha Rp25 juta melalui unit simpan pinjam di setiap kopwan telah berkembang, tetapi umumnya masih kekurangan modal sebab dana yang dipinjam tinggi,” ujarnya, kemarin.


Di wilayah Kab. Gresik terdapat 300 kopwan lebih, yang merupakan bagian dari 8.506 kopwan yang terbentuk di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur.


Sumargo menambahkan selain terkendala kekurangan modal, pengurus kopwan di Kab. Gresik umumnya masih belum memahami pembukuan. Untuk itu, pihak Dinas Koperasi UKM Perindag Kab. Gresik terus menyosialisasikan pentingnya anggota kopwan menjalankan kewajiban berupa pembayaran iuran.


Sebagai contoh, Kopwan Mandiri Sejahtera di Desa Kedung Sumber, Kec. Balongpanggang, Kab. Gresik, sejak akhir 2009 berhasil mengembangkan dana menjadi Rp34,5 juta. Namun, koperasi tersebut terkendala pembukuan belum sempurna.


”Kami berharap dapat tambahan modal dan pembinaan pembukuann, karena masyarakat merasa terbantu denngann pinjaman dana,” papar Winarni Sri Astutik, bendahara Kopwan Mandiri Sejahtera.source bisnis.com (K22/mmh)-//kba.ajiinews//

Tidak ada komentar:

Posting Komentar